DETAIL DOCUMENT
Metode just in time inventory dalam upaya meminimalkan biaya produksi pada perusahaan kecap cap "Udang Sari" Ngawi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Prasetyowati, Erika
Subject
Faculty of Economics 
Datestamp
2022-04-25 03:09:09 
Abstract :
Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan Kecap Cap ?Udang Sari? Ngawi dengan mengambil judul: Metode Just In Time Inventory Dalam Upaya Meminimalkan Biaya Produksi Pada Perusahaan Kecap Cap ?Udang Sari? Ngawi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan penerapan Just In Time Inventory dalam Upaya meminimalkan biaya produksi di bagian persediaan dan untuk mengetahui kebijakan yang dipakai perusahaan sehubungan dengan metode Just In Time Inventory. Dalam penelitian ini penulis mencoba memberikan alternatif dalam penyediaan persediaan dengan menggunakan metode Just In Time dimana konsep dasar Just In Time adalah menghilangkan segala kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah. Metode Just In Time Inventory menganggap ukuran persediaan yang optimal pada suatu tahapan proses adalah ukuran yang cukup untuk memenuhi proses yang mengikutinya. Satu akibat metode Just In Time Inventory adalah berkurangnya persediaan ke tingkat yang lebih rendah atau nol dan hal ini bertentangan dengan metode tradisional. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui bagaimana penerapan Just In Time Inventory terlebih dahulu penulis menganalisa metode yang sekarang diterapkan dalam perusahaan, metode Trend Garis Lurus untuk mengetahui rencana pemakaian bahan baku untuk tahun yang akan datang dan persediaan pengaman. Hasil perhitungan dengan perbandingan antara metode yang sekarang diterapkan perusahaan dengan metode Just In Time dapat diketahui adanya perbedaan dalam biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Dalam metode yang sekarang diterapkan perusahaan biaya pemesanan sebesar Rp. 22.520.520,00 dan biaya penyimpanan sebesar Rp. 38.831.925,00 dan apabila menggunakan metode Just In Time biaya pemesanan sebesar Rp. 21.770.076,00 dan biaya penyimpanan menjadi nol, sehingga dapat diketahu bahwa metode Just In Time lebih hemat biaya produksi dari persediaan sebesar Rp. 39.582.369,00. Dari hasil analisis dengan menggunakan metode Just In Time ternyata biaya produksi di bagian persediaan lebih lemat yang pemborosan-pemborosan yang terjadi dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan atau sedapat mungkin persediaan nol. Berdasarkan kesimpulan di atas maka penulis dapat menyarankan bahwa sebaiknya perusahaan?perusahaan kecap cap ?Udang Sari? Ngawi akan lebih baik jika menggunakan metode Just In Time Inventory. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun