Abstract :
Penelitian ini berjudul kemampuan memahami unsur subjek dan predikat dalam kalimat bahasa Indonesia siswa kelas II tahun pelajaran 2001/2002. Sesuai dengan judul, penilaian ini menitik beratkan pada kemampuan memahami unsur subjek dan predikat dalam kalimat bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan karena peneliti masih menjumpai kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menggunakan subjek dan predikat dalam kalimat. Subjek dan predikat merupakan unsur pembentuk kalimat yang mutlak harus ada. Kalimat tersebut harus memunculkan unsur subjek dan predikat secara eksplisit, sehingga kalimat tersebut menjadi lengkap dan jelas
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi seberapa tinggi kemampuan memahami unsur subjek dan predikat dalam kalimat bahasa Indonesia siswa kelas II SMK negeri 3 madiun tahun pelajaran 2001/2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Polulasi penelitian ini adalah siswa kelas II SMK negeri3 madiun tahun pelajaran 2001/2002 sejumlah 240 siswa terdiri atas 6 kelas.sampel penelitian ini diambil dengan cara cluster smpling, sebab populasi memiliki karekteristik yang homogen. Sampel penelitianini adalah kelas II sebanyak 40 siswa
Untuk memperoleh data,penelitian ini menggunakan instrument berupa tes, butir tes rerdiri atas 30 soal,bebrupa soal pilihan ganda data penelitian ini berupa skor yang telah di peroleh oleh siswa data terkumpul, lalu dianalisis.
Dari analisis data tersebut informasi bahwa tingkat kemampuan memahami subjek dan predikat dalam kalimat bahasa Indonesia siswa kelas II f yang terdiri 40 siswa, rata ratayang dicapai ialah73,632% termasuk kategori c atau kualitiaksi cukup,4 orang siswa (9,302%) termasuk kualifikasi sangat tinggi atau kategori A,15 orang siswa(34,884%)termasuk kualifikasi tinggi atau kategori B, 19 orang siswa (51,161%) termasuk kualifikasi kurang atau kategori D
Berdasarkan penelitian ini maka peneliti menyarankan kepada para guru bahasa Indonesia agar dapat menjadi contoh para siswa dalam berbahasa, para guru bahasa Indonesia mau dan mampu memberi penjelasan kepada siswa jika mereka mengucapkan atau menuliskan kalimat yang salah, terutama kalimat kalimat yang tak bersubjek dantak berpredikat. Disamping itu, gruru bahasa Indonesia hendaknya meningkatkan porsi latihan para siswa untuk membuat kalimat agar para siswa terbiasa berbahasa dengan menggunakankalimat kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar terutama kalimat kalimat yang bersubjek dan berpredikat secara eksplisit.