Abstract :
Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang kemampuan mengapresiasi cerpen kelas I SLTP II kawedanan tahun pelajaran 2000/2001. Adapun kegunaan penlitian ini. Antara lain (1) menunjang usaha menumbuhkan kepekaan dari perasaan siswa dalam memahami cerpen : (2) sebagai bahan pertimbangan bagi guru bahasa dan sastra Indonesia dalam upaya meberikan penilaian tentang apresiasi cerpen.
Teori-teori yang mendasari inti penelitian ini adalah teori-teori tentang : (1) pengertiam apresiasi sastra; (2)pengertian dan unsur-unsur cerita pendek; (3) langkag-langkah mengapresiasi cerita pendek
Ada beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang apresiasi sastra antara lain : (a) squire dan taba dalam Aminudin berkesimpulan bahwa sebagai suatu proses. Apresiasi melihatkan 3 unsur inti yaitu : (1) aspek kognitif berkaitan dengan keterlibatan intelek pembaca dalam upaya memahami unsur-unsur kesusastraan : (2) aspek emotif berkaitan dengan keterlibatan unsur emosi pembaca dalam upaya menghayati unsur-unsur keindahan dalam teks sastra: (3) aspek evaluative berkaitan dengan pembentukan penilaian terhadap baik-buruknya karya sastra : (b) s. effendi menggukapkan bahwa apresiasi sastra adalah kegiatan menggauli karya sastra secara sungguh-sungguh sehingga menimbulkan pengertian, Penghargaan, kepekaan, pikiran kritis, dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra
Cerita pendek ialah cerita rekaan yang menceritakan kehidupan manusia, memusatkan diri pada satu tokoh saja dalam situasi tertentu yang ditandai dengan adanya suatu konflik atau pertikaian.
Unusr-unsur yang membangun cerpen adalah ; (1) latar/setting; (2) suasana ; (3)alur/plot ; (4) karakter ;(5) tema ; (6) sudut pandang ; (7) gaya. Tujuan pengajaran mengapresiasi cerpen adalah agar siswa mampu menikmati, menghayati, memahami dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian. Memperluas wawasan kehidupan serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
Adapun indikator untuk mengukur kemampuan mengapresiasi cerpen adalah : (1) memahami cerpen yang meliputi, (a) dapat menyebutkan pengertian tema dan menyebutkan tema cerpen, (b) dapat menyebutkan tokoh cerpe, (c) dapat menyebutkan pengertian alur dan jenis alur cerpen. (d) dapat menyebutkan pengertian latar dan latar cerpen. (e) dapat menyebutkan sudut pandang cerpen, (f) dapat menyebutkan gaya bahasa ; (2) mengayati cerpen meliputi, (a) menjelaskan watak pelaku, (b) menjelaskan ungkapan-ungkapan dalam cerpen, (c) menjelaskan suasana cerpen ; (3) penilaian cerpen dapat menilai baik buruk dalam cerpen.
Penelitian berlangsung di SLTPN II Kawedanan pada tanggal 5 April 2001. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik cluster random sampling (kelompok) yaitu mengambil satu kelas tertentu secara acak
Prosedur pelaksanaan penelitian dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut;(1)tahap persiapan; (2) tahap pelaksanaan ; (3) tahap menyusun laporan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu dengan cara menganalisis dan menafsirkan data hasil tes kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas I SLTPN II kawedanan tahun pelajaran 2000/2001.
Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan serangkaian tahap sebagai berikut : (1)tahap penskoran, (2) tahap penilaian dengan PAP(penilaian acuan patokan), (3) tahap penginterpretasian hasil penelitian kedalam PAP
Dari data yang dikumpulkan, hasil analisis yang didapat menunjukkan bahwa :
1.Kemampuan memahami tema kurang (51,16%) 2.Kemampuan memahami alur/plot cukup (64,34%) 3.Kemampuan memahami tokoh cukup (69,78%) 4.Kemampuan memahami latar/setting cukup (70,54%) 5.Kemampuan memahami sudut pandang cukup (60,64%) 6.Kemampuan memahami gaya bahasa cukup (60,64%) 7.Kemampuan menghayati perwatakan cukup (70,93%) 8.Kemampuan menghayati ungkapan cukup (61,62%) 9.Kemampuan menghayati suasana cukup (69,76%) 10.Kemampuan menghayati cukup (67,44%)
Berdasarkan pemerolehan hasil dianalisis penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas I SLTPN II kawedanan tahun pelajaran 2000/2001 adalah cukup