Abstract :
Pemahaman makna ungkapan sangat penting dalam kegiatan berbahasa karena terampil tidaknya seseorang berbahasa ditemukan oleh kuantitas dan kualitas makna kata termasuk ungkapan yang dimilikinya. Penulis meneliti kemampuan siswa dalam memahami makna ungkapan untuk membantu usaha meningkatkan mutu pengajaran makna ungkapan disekolah. Selain itu, peneliti ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif tentang pemehaman makna ungkapan bahasa Indonesia
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskpritif dengan subjek penelitian siswa kelas I SLTP negeri 6 madiun dengan dengan teknik pengambilam sampel cluster random sampling. Kelas I dari enamkelas dan jumlah totalnya 240 dilakukan demikian dengan alasan sebagai berikut : (1) kriteria keenamkelas relatif sama, (2) nilai rata rata keenam kelas lebih kurang sama , dan (3) tidak diadakan kelas unggulan disekolah tersebut
Adapun instrument yang dipakai dalam penelitian ini berupa tes objektif dengan bentuk multiple choice(pilihan ganda) sebanyak 40 butir soal. Metode analisis data degan langkah langkah sebagai berikut (1) penyeleksi data, (2) menentukan skor maksimal, (3 ) mencari skor rat- rata, dan (4) mengklasifikasikan data
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) rata rata skor tingkat kemanpuan kelas dalam memahami makna ungkapan bahasa Indonesia adalah 26,2 atau 65,5% dengan kualifikasi sedang. (2) secara terinci dari 40 orang siswa yang mengikuti tes kemampuan memahami makna ungkapan bahasa Indonesia yang termasuk kualifikasi sangat tinggi 4 orang siswa, kualifikasi tinggi 10 orang siswa, kualifikasi sedang 10 orang siswa dan kualifikasi kurang 16 orang siswa, (3) 40 orang siswa yang mengukuti tes yang mampu memahami makna ungkapan dan bahasa Indonesia adalah 24 orang siswa atau 60% dan kurang mamapu 16 orang siswa atau 40 %