Abstract :
Dalam komunikasi sehari-hari sering digunakan kata-kata berimbuhan, baik yang dibentuk dengan awalan, sisipan, maupun akhiran. Imbuhan dalam bahasa Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar.
Imbuhan ?i dan ?kan merupakan alat pembentuk kata yang produktif. Artinya, imbuhan ?i dan ?kan mempunyai kesanggupan yang besar untuk melekat pada kata-kata lain atau morfem lain dalam bahasa Indonesia. Karenan sifatnya yang produktif, ada kemungkinan para pemakai bahasa Indonesia menggunakan kedua imbuhan itu secara keliru atau kurang teapat.
Sehubungan dengan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
1. Seberapa tinggi kemampuan siswa tentang arti dan fungsi kata bentukan berimbuhan ?I dan ?kan serta kombinasinya.
2. Seberapa tinggi kemampuan siswa dalam menggunakan kata-kata bentukan berimbuhan ?i dan ?kan
Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif subyek penelitian adalah 100 siswa , siswa kelas II SMP 3 Karangrejo Magetan. Data diperoleh dengan menggunakan dua instrument tes. Kriteria penilaian ditetapkan berdasarkan hasil yang dicapai kelompok kriteria.
Hasil penelitian menggunakan kualifikasi yang merentang mulai amat kurang (E) sampai amat baik (A) dan dengan menggunakan batas kemampuan (lulus) > = C (kuaifikasi sedang)
Rata-rata tingkat kemampuan penggunaan imbuhan ?i adalah baik. Di Antara seluruh subyek ada 98 siswa atau 98% yang mampu menggunakan imbuhan ?i. Rata-rata kemampuan penggunaan imbuhan ?kan adalah baik. Diantara seluruh subyek ada 96 siswa atau 965 yang mampu menggunakan imbuhan ?kan. Selanjutnya rata-rata kemampuan siswa membuat kalimat adalah cukup, Dari 100 siswa ada 86 orang atau 86% yang mampu membuat kalimat.
Berdasarkan temuan-temuan tersebut disarankan hal-hal tersebut:
1. Bagi guru hendaknya siswa itu jangan hanya disuruh menempelkan imbuhan pada kata yang ada dalam kalimat tetapi lebih menekankan pengajarannya dalam membuat kalimat dan memvariasikannya.
2. Bagi siswa hendaknya lebih giat belajar memahami kalimat dan membuat kalimat.