DETAIL DOCUMENT
Estetika dalam kumpulan puisi Bulan Tertusuk Lalang karya D.Zawawi Imron
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Suyadi, Suyadi
Subject
Faculty of Teacher Training and Education 
Datestamp
2022-11-28 02:22:11 
Abstract :
Beberapa hal yang melatarbelakangi penelitian ini antara lain: (1) seorang sastrawan dalam menciptakan karya sastra selalu bertujuan untuk memuaskan kebutuhan estetis juga bertujuan untuk memuaskan kebutuhan estetis juga bertujuan untuk memberi pesan pada orang lain dan (2)analisis estetika yang ada dalam kumpulan puisi ? Bulan Tertusuk Lalang?karya D. Zawawi Imron dapat memberikan alternative baru untuk dijadikan meteri pengajaran sastra di sekolah. Penelitian yang berjudul ?Estetika dalam kumpulan puisi bulan tertusuk lalang karya D. Zawawi Imron? ini, secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur estetika yang ada dalam kumpulan puisi? Bulan Tertusuk Lalang?. Sedangkan secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan secara obyektif tentang estetika yang berhubungan dengan aspek: (1) makna (2) amanat. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kepustakaan, dan metode analisis deskripsi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua puisi karya D. Zawawi Imron yang terdapat dalam kumpulan puisi ?Bulan Tertusuk Lalang?. Jumlah puisi tersebut sebanyak lima puluh tujuh puisi, dan terdiri dari tiga sub judul yaitu: (1) Nyanyian dalam jurang, terdiri dari enam belas puisi, dan (3) gunungan, terdiri dari dua puluh dua puisi. Data penelitiannya berupa infoormasi dalam kutipan-kutipan larik dan bait puisi yng menjadi sampel. Sedangkan sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Adapun sampelnya adalah puisi: (1) Senandung Nelayan, (2) Nyanyian Tanah Garam, (3) Bulan Tertusuk Lalang, (4) Teluk, dan (5) Sebuah Istana. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel adalah purposive sampel. Bertitik tolak pada tujuan dan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) astetika ditinjau dari aspek makna dapat diketegorikan menajadi dua unsur, yaitu keprihatinan dan keserakahan, dan (2) estetika ditinjau dari aspek amanat dikategorikan menjadi dua unsur yaitu ketahanan dan himbauan 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun