Abstract :
Untuk mencapai tujuan perusahaan baik tujuan jangka panjang maupun jangka pendek dipengaruhi oleh keputusan investasi, keputusan pembelian atau pembiayaan, dan kebijakan dividen. Keputusan pembelanjaan inilah yang menyangkut keputusan tentang struktur modal atau DER, yaitu perbandingan antara hutang jangka panjang dengan ekuitas pemegang saham. ROI dipandang sebagai ukuran keefektifan manajemen dalam menghasilkan laba dengan aktiva yang tersedia. Sedangkan ROE adalah ukuran hasil yang diperoleh pemilik (baik pemegang saham preferen maupun pemegang saham biasa) atas investasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan : (1). Menemukan bukti empiris bahwa struktur modal berpengaruh terhadap ROI, (2) menemukan bukti empiris bahwa struktur modal berpengaruh terhadap ROE. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan tahunan selama kurun waktu 2003-2004. Sampel yang digunakan sebanyak 35 perusahaan dari 150 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ.
Penelitian ini menggunaka analisis rasio untuk menghitung Struktur Modal (DER), ROI, dan ROE. Pengujian kualitas data dilakukan dengan uji normalitas dan uji asumsi klasik, kemudian melakukan uji regresi dan uji hipotesis (Uji-t).
Hasil penelitian ini menemukan bukti empiris bahwa struktur modal berpengaruh terhadap ROI dilihat dari t hitung -2,878 < t tabel -2,021 atau t hitung berada diluar t tabel dengan signifikan 0,006 < 0,05. Sedangkan struktur modal tidak berpengaruh terhadap ROE dilihat dari t tabel -2,021 < t hitung 0,460 < t tabel 2,021 dan tingkat signifikan 0,647 > 0,05.