Abstract :
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pegaruh rasio-rasio keuangan terhadap praktik perataan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Surabaya. Peralatan laba digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan, baik melalui metode akuntansi (artificial) maupun metode transaksi (real).
Rasio-rasio keuangan yang diteliti adalah return on investment, return on equity, debt to equty ratio, leverage dan current ratio. Tindakan peralatan laba ditentukan dengan menggunakan Index Eckel. Sasaran peralatan laba dalam penelitian ini adalah lab bersih suatu perusahaan . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Surabaya dengan periode tahun 2001-2004. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan binary logistic regression. Hipotesis pertama menguji pengaruh return on investment terhadap praktik peralatan laba. Hipotesis kedua menguji pengaruh return on quality terhadap praktik perataan laba. Hipotesis ketiga menguji pengaruh debt to equity ratio terhadap praktik peralatan laba . Hipotesis kelima menguji pengaruh current ratio terhadap praktik peralatan laba.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Surabaya melakukan praktik peralatan laba. Pengujian dengan binary logistic regression menunjukkan bahwa return on investment, return on equity, debt to equity ratio, leverage dan current ratio secara signifkan tidak berpengaruh terhadap praktik perataan laba.