Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh tekanan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja manajerial dengan motivasi kerja sebagai variabel moderating studi kasus pada perusahaan daerah air minum (PDAM) di Madiun. Penelitian ini dilakukan terhadap manajer perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Madiun sebagai sampel yang diambil dengan cara purposive sample dengan kriteria tertentu.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk melihat pengaruh tekanan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja managerial dengan motivasi sebagai variabel moderating.
Berdasarkan hasil pengujian nilai t hitung untuk variabel tekanan kerja (X1) sebesar -5,013 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel tekanan kerja (X1) terhadap kinerja manajerial. Nilai t hitung untuk variabel kepuasan kerja (X2) sebesar 2,350 dengan tingkat signifikansi 0,027 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel kepuasan kerja (X2) terhadap kinerja nilai t hitung untuk variabel motivasi kerja (X3)sebesar 2,200 dengan tingkat kerja (X3) terhadap kinerja managerial. Nilai t hitung untuk variabel interaksi antara variabel tekanan kerja (X1) dan motivasi kerja (X3) sebesar 5,078 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel interaksi tekanan kerja (X1) dan motivasi kerja (X3) terhadap kinerja managerial. Nilai t hitung untuk variabel interaksi antara variabel kepuasan kerja (X2) dan motivasi kerja (X3) sebesar 5,078 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel interaksi kepuasan kerja (X2) dan motivasi kerja (X3) terhadap kinerja manajerial. Berdasarkan pengujian nilai F hitung sebesar 86,975 dengan tingkat signifikansi 0,000 sehingga terdapat pengaruh variabel tekanan kerja dan kepuasan kerja secara simultan terhadap variabel kinerja manjerial. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variabel tekanan kerja dan kepuasan kerja terhadap variabel kinerja manajerial dengan variabel motivasi kerja sebagai variabel pemoderasi.