Abstract :
Total Quality Management (TQM) merupakan usaha-usaha untuk memaksimumkan daya saing perusahaan melalui perbaikan secara terus-menerus terhadap produk, jasa, tenaga kerja, proses dan lingkungannya, sehingga penerapan TQM di dalam perusahaan dagang diharapkan dapat meningkatkan kualitas perusahaan dagang dalam menghadapi persaingan. Diperkuat dengan komponen sistem akuntansi manajemen yaitu sistem pegukuran kinerja dan sistem penghargaan, penerapan TQM di perusahaan dagang dapat menjadi lebih efektif. Karena itulah penelitian ini menguji pengaruh TQM terhadap kinerja menajerial dengan sistem pengukuran kinerja dan sistem penghargaan sebagai variabel moderating.
Metode penelitian yang digunakan adalah survey melalui kuesioner yang diberikan langsung dengan mendatangi lokasi penelitian (survey langsung). Instrumen penelitian ini adalah kuesioner . Pada penelitian ini menggunakan satu variabel bebas yaitu TQM, dua variabel moderating yaitu sistem pengukuran kinerja dan sistem penghargaan serta variabel terikat yaitu kinerja manajerial. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan uji nilai selisih mutlak.
Berdasarkan Uji-t untuk TQM menunjukkan nilai 2,318 dan nilai p sebesar 0,025 berada di bawah 0,05 ini berarti bahwa TQM berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja manjerial. Interaksi antara TQM dengan sistem pengukuran kinerja menunjukkan nilai -2,324 dan nilai p sebesar 0,025 berada di bawah 0,05 ini berarti bahwa TQM yang moderasi oleh sistem pengukuran kinerja berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Interaksi antara TQM dengan sistem pengharapan menunjukkan nilai 0,595 dan nilai p sebesar 0,555 berada di atas 0,05 ini berarti bahwa TQM yag dimoderasi oleh sistem penghargaan tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial.