Abstract :
Kepemimpinan dapat membuat manusia memiliki pengaruh dan kekuasaan, dengan kekuasaan tersebut maka banyak hal yang dapat diraih. Namun dengan kedudukannya sebagai pemimpin menimbulkan nafsu kesewenangan dan keserakahan karena merasa menjadi pemenang. Seorang yang menjadi pemimpin akan memperoleh kedudukan tertinggi dalam lingkungannya, mendapat kekuasaan, fasilitas hidup dan keuntungan lain yang melekat pada jabatan kepemimpinannya. Selain itu, keberhasilan dan kinerja seseorang dalam suatu bidang pekerjaan ditentukan oleh tingkat kompetensi, profesionalisme juga komitmennya terhadap bidang yang ditekuninya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris bahwa gaya kepemimpinan transformasional pemimpin, komitmen organisasional dan komitmen profesional berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja auditor.
Penelitian ini menggunakan data primer yaitu jawaban responden terhadap kuesioner berkaitan dengan variabel yang dimaksud. Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor yang bekerja di KAP Surabaya. Sampel yang digunakan adalah auditor yang bekerja di KAP Surabaya yang memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan kriteria tertentu. Teknik analisis yang dilakukan adalah uji asumsi klasik (uji normalitas data, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikolinieritas) dan uji hipotesis yang dilakukan adalah dengan uji t dan uji F dengan tingkat signifikansi 5 %.
Penelitian ini menemukan bukti bahwa gaya kepemimpinan transformasional pemimpin, komitmen organisasional dan komitmen professional secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja auditor. Penelitian ini juga mampu membuktikan bahwa gaya kepemimpinan transformasional pemimpin. Komitmen organisasional dan komitmen profesional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja auditor.