Abstract :
Arus kas operasi dapat di prediksi oleh perusahaan untuk beberapa tahun akrual yang digunakan untuk mengukur arus kas operasi yaitu perubahan piutang penelitian ini untuk menguji apakah komponen akuntansi akrual yang terdiri dari beban depresiasi dapat menjadi prediktor arus kas operasi. Data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2002 -2006. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2002 - 2006, laporan keuangan yang diterbitkan telah memuat laporan arus kas tahun 2002 - 2006. Jumlah sampel yang digunakan adalah 111 perusahaan.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dan uji Paired sample t-test dengan tingkat signifikansi 0,05.Uji Paired sampel t-test digunakan untuk mengetahui apakah komponen akuntansi akrual memiliki kemampuan untuk memprediksi arus kas operasi perusahaan dua tahun ke depan.
Hasil pengujian hipotesis secara bersama-sama diperoleh variabel perubahan piutang dagang, perubahan sediaan, perubahan utang dagang dan beban depresiasi berpengaruh secara signifikan terhadap arus kas operasi. Hasil pengujian hipotesis secara parsial hanya beban depresiasi yang berpengaruh secara signifikansi terhadap arus kas operasi . Hasil pengujian Paired sampel t-test menunjukkan bahwa komponen akuntansi akrual memiliki kemampuan untuk memprediksi arus kas operasi perusahaan dua tahun ke depan.