Abstract :
Informasi keuangan akan berguna bagi pemakainya untuk pengambilan keputusan dan bermanfaat jika informasi tersebut disampaikan tepat waktu.Oleh karena itu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indoneia (BEI) khususnya perusahaan manufaktur dituntut mengeluarkan laporan keuangan tepat waktu.pelaporan keuangan dan mendeskripsikan tingkat ketepatan waktu serta akan meningkatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang menjelakan ketepatan waktu pelaporan keuangan.
Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan mempublikasikan laporan keuangannya ke BAPEPAM periode tahun 2006-2008. Sampel yang digunakan sebanyak 88 perusahaan, dari 144 perusahaan manufaktur dengan menggunakan metode purposive sampling. Dengan menggunakan logistic regression hipotesis diuji.
Penelitian ini menemukan bukti bahwa sebagian besar perusahaan manufaktur tepat waktu dalam penyampaian laporan keuangannya. Hasil uji hipotesis menggunakan logistic regression akhirnya menemukan bukti empiris bahwa variabel gearing ratio, profitabilitas, size (ukuran perusahaan),age (umur perusahaan), ownership structure (struktur kepemilikan), dan extra ordinary item (item-item luar biasa dan atau kontijensi) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan.