Abstract :
Arti suatu bahasa itu bermacam-macam. Adakalanya, arti suatu bahasa itu tampak jelas sehingga orang yang diajak berkomunikasi akan mudah memahaminya.Namun, apabila arti bahasa tersebut tersembunyi maka orang yang diajak berkomunikasi harus teliti mengartikannya. Hal itu disebabkan karena bahasa tersebut menggunakan gaya bahasa yang artinya berbeda dengan arti sebenarnya. Gaya bahasa bervariasi, yaitu metafora, hiperbola, sinekdok, simile, personofikasi dan pupemisme dimana tiap-tiap gaya bahasa tersebut mempunyai fungsi dan makna yang berbeda.
Penulis terdorong untuk menganalisa gaya bahasa yang terfokus pada gaya bahasa metafora yang terdapat pada kata atau frase di Jawa Pos terbitan Juni 2003pada bagian kolom Olah Raga. Karena tanpa disadari pada kolom tersebut banyak menggunakan gaya bahasa yang salah satunya adalah metafora.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif,karena penulis ingin menggambarkan jenis arti kata atau frase berdasarkan tujuan dan penggunaan gaya bahasa metafor. Penulis mengumpulkan 41 data yang kemudian dalam pengolahannya, data tersebut digolongkan berdasarkan tujuan yang di bagi menjadi tiga yaitu literal inexpressibility, compactness, dan vividnes. Dan betuk-bentuk metafora yang antara lain similarity, semantic violation, dan pragmatic violation.
Hasil studi menunjukan bahwa penggunaan gaya bahasa metafora yang terdapat pada kolom Olah Raga Jawa Pos bertujuan untuk memberikan daya tarik bagi pembacanya agar lebih berbobot dalam penyuguhan berita yang disampaikan wartawan pada pembacanya.