Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Novitasari, Elisabeth Prima
Subject
Faculty of Literature
Datestamp
2024-11-11 03:03:07
Abstract :
Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita, dan tidaklah mungkin suatu komunikasi terjadi tanpa kehadiran bahasa. Dengan menggunakan bahasa, kita dapat mengekspresikan perasaan, keinginan, serta mengungkapkan ide-ide kita. Sebagai sarana atau alat komunikasi, bahasa mempunyai dua komponen yaitu bunyi dan arti. Bunyi tanpa arti adalah tidak berguna. Dalam komunikasi yang efektif pesan yang disampaikan dari pembicara harus dapat dimengerti oleh lawan bicara. Jika pesan tersebut tidak dimengerti,maka komunikasi akan sia-sia.
Komunikasi itu sendiri kadang-kadang tidak berlangsung secara berhadap-hadapan dengan kata lain pembicara dan lawan bicara memerlukan alat untuk berkomunikasi, misalnya melalui radio komunikasi. Dalam komunikasi melalui radio komunikasi ini ada bahasa tutur tertentu yang digunakan atau disebut tutur ringkas. Oleh karena itu, penulis bergerak untuk menganalisis tutur ringkas pada percakapan di radio komunikasi.
Hasil studi menunjukkan bahwa tutur ringkas yang digunakan oleh breaker dengan kekasihnya sama santainya seperti yang digunakan oleh breaker dengan teman sebaya. Yang membedakan adalah pada saat breaker berbicara dengan kekasihnya ada tutur ringkas yang sifatnya rahasia dan percakapan ini biasanya disertai kata-kata romantis dan desahan-desahan yang menunjukkan cinta. Sedangkan saat breaker berbicara pada teman sebaya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum hanya saja bentuknya ringkas.
Dalam hal istilah, ada banyak istilah khusus yang digunakan dalain percakapan antar breaker. Kadang-kadang istilah tersebut sangat aneh bagi orang awam. Contohnya: sera kilo artinya sekolah, sedangkan kilo lima artinya kuliah.