Abstract :
Chlorhexidine merupakan obat kumur dengan spektrum luas yang memiliki efek samping yang merugikan yaitu menimbulkan pewarnaan pada gigi dan lidah serta juga dapat mengganggu rasa kecap setelah pemakaian walaupun tidak permanen. Beluntas memiliki senyawa aktif yang berguna sebagai antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri karies gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas perasan daun beluntas terhadap isolat karies gigi. Cara kerja penelitian yaitu dengan melakukan isolasi bakteri karies gigi menggunakan media NA dengan metode streak plate. Isolasi bakteri karies gigi yang ditanamkan selanjutnya diuji daya hambatnya terhadap perasan daun beluntas dengam metode difusi sumuran. Kontrol negatif menggunakan aquadest steril dan kontrol positif menggunkan chlorhexidine 0,1%. Pengukuran zona hambat yang terbentuk diukur dengan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan terbrntuknya zona hambat. Zona hambat terbesar terdapat pada isolat 2 sebesar 13,34 mm dan terkecil terdapat pada isolat 3 sebesar 11,11 mm.