Abstract :
Kepuasan pasien adalah tanggapan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Pentingnya memperhatikan kepuasan pasien juga terkait semakin banyaknya persaingan, karena mempengaruhi kualitas pelayanan sehingga berdampak pada jumlah pasien. Penelitian dilakukan di Apotek Garuda Madiun pada bulan Februari 2019, untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pasien
terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek Garuda Madiun bulan Februari 2019. Penelitian ini adalah jenis penelitian survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti tidak melakukan intervensi terhadap subjek penelitian tetapi hanya memberikan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan cara accidental sampling
dengan 100 responden. Proses pengolahan data dilakukan dengan menggambarkan kualitas harapan yaitu expected quality (EQ) dan kualitas yang dirasakan yaitu perceived quality (PQ) kemudian digambarkan dengan diagram
kartesius. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kepuasan pasien menunjukkan pasien merasa puas (72%) dan merasa kurang puas (28%). Prioritas utama yang harus ditingkatkan adalah dimensi ketanggapan (responsiveness), dan dimensi kepedulian (emphaty).