Abstract :
High alert medication adalah obat-obat yang harus diwaspadai karena sering menyebabkan terjadinya kesalahan dan beresiko tinggi menyebabkan reaksi obat yang tidak diinginkan, sehingga perlu pengelolaan khusus dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan high alert medication pada tahap distribusi, penyimpanan, dan pelayanan di Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data adalah melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap deskripsi, tahap reduksi, dan tahap seleksi. Hasil observasi tahap deskripsi menunjukkan hasil sempurna yaitu 100%, sedangkan
tahap reduksi 50%. Kesesuaian penyimpanan dan pelabelan high alert medication sudah baik, yaitu 82,30%. Sedangkan untuk NORUM, tingkat kesesuaian penyimpanan dan pelabelan juga baik, yaitu 77,78%. Secara keseluruhan, pengelolaan high alert medication di Rumah Sakit Griya Husada Madiun sudah cukup baik, dengan hasil rata-rata adalah 72,93%.