DETAIL DOCUMENT
Uji antidiare kombinasi ekstrak etanol temulawak, beluntas, kemukus dan meniran dengan metode proteksi dan transit intestinal
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Fatresye Mariati Bawole (STUDENT ID : rheea.bawole@yahoo.com)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2016-07-22 05:39:37 
Abstract :
Rimpang temulawak, daun beluntas, buah kemukus dan herba meniran merupakan tanaman yang telah dimanfaatkan sebagai antidiare dan telah terbukti efek farmakologisnya sebagai antidiare. Pada penelitian ini keempat tanaman tersebut dikombinasikan dengan tujuan meningkatkan keefektifan kombinasi obat dibandingkan aktivitas tunggal dan untuk menghilangkan atau meminimalkan efek samping yang mungkin timbul. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antidiare dari kombinasi ekstrak etanol rimpang temulawak, daun beluntas, buah kemukus dan herba meniran dengan metode proteksi dan transit intestinal. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit jantan galur Swiss Webster berumur 2-3 bulan. Kombinasi ekstrak etanol keempat tanaman dengan dosis 200 mg/kgBB diberikan secara oral pada mencit putih jantan Swiss Webster. Uji efek antidiare dilakukan dengan cara memberikan oleum ricini sebagai penginduksi diare. Loperamid HCl digunakan sebagai pembanding dan norit digunakan sebagai marker. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis anova one way dan uji non parametrik Kruskal Wallis. Hasil analisis yang didapatkan menunjukkan data yang tidak berbeda bermakna sehingga dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak etanol tidak memiliki efek sebagai antidiare baik dengan metode proteksi maupun dengan metode transit intestinal. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya