Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu
struktur keuangan yang mempengaruhi rasio utang jangka panjang (LDTR), rasio utang jangka pendek (SDTR) dan rasio total utang (TDR) terhadap total aktiva pada sektor manufaktur go public di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 perusahaan manufaktur yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia selama 4 tahun periode 2007-2010 dan telah memenuhi kriteria- kriteria tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa TANG (tangibility asset) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan hutang jangka panjang dan total hutang. Variabel PROF (profitability) memiliki hubungan negatif
dengan hutang jangka panjang dan total hutang. CASH (kas) memiliki
hubungan negatif dengan hutang jangka pendek dan total hutang. OCL (hutang lancar lainnya) memiliki hubungan positif dengan hutang jangka pendek dan signifikan. CAPINT (intensitas modal) memiliki hubungan positif dengan total hutang. SIZE (ukuran perusahaan) memiliki hubungan positif dengan total hutang. ACPAY (hutang dagang) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan total hutang. ACREC (piutang dagang) memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan total hutang.