Abstract :
Di Indonesia banyak beredar produk shampoo dengan berbagai merek seperti Sunslik, Clear, Pantene, Lifeboy, Rejoice, dan lain-lain. Masing-masing produsen Shampoo tersebut menawarkan produk dengan varian atribut dan manfaat yang hampir sama sehingga produsen harus berusaha membangun brand image dan Keputusan Pembelian Ulang dari produk yang ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu usaha pemasaran melalui advertising, dan distribution intensity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usaha pemasaran terhadap brand image dan Keputusan Pembelian Ulang produk Shampoo merek Clear berdasarkan tanggapan semua orang yang berada di wilayah Surabaya.
Variabel eksogen yang diteliti yaitu advertising, dan distribution intensity, sedangkan variabel mediator yaitu brand image sedangkan variable endogen yaitu Keputusan Pembelian Ulang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Shampoo Clear di Surabaya, sedangkan sampel yang diambil adalah semua orang yang pernah mengkonsumsi dan melihat iklan shampoo Clear dalam 1 tahun terakhir. Sampel yang digunakan berjumlah 200 responden. Desain penelitian adalah penelitian kausal dan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Model dengan program Lisrel 8.70.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa advertising berpengaruh negatif terhadap Keputusan Pembelian Ulang, advertising berpengaruh Positif terhadap brand image, distribution intensity berpengaruh negatif terhadap Keputusan Pembelian Ulang, distribution intensity berpengaruh negatif terhadap brand image, dan brand Image berpengaruh negatif terhadap Keputusan Pembelian Ulang.