Abstract :
Keberhasilan suatu perusahaan dapat diukur dari efisiensi dan efektivitasnya. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan suatu pengendalian intern yang dapat mengawasi setiap kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan agar apa yang telah menjadi tujuan utama perusahaan dapat tercapai. Semakin besar perusahaan tersebut, semakin penting pula pengendalian intern yang dibutuhkan untuk mengawasi setiap kegiatan untuk menghindari resiko yang dapat terjadi.
Penelitian ini merupakan studi kasus PT Angkasa Pura I (persero) Bandar Udara Juanda Surabaya yang ditujukan untuk mengetahui pentingnya pengendalian intern khususnya pada system pendapatan tunai sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektifitas operasional perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara kualitatif terhadap sistem pendapatannya untuk memperoleh data-data yang diperlukan, sehingga kelemahan sistem pengendalian internya dapat diketahui.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern pada sistem pendapatan PT Angkasa Pura I Bandar Udara Juanda perlu mengalami evaluasi dan perbaikan untuk meminimalkan kesalahan-kesalahan dan tindak kecurangan yang mungkin dapat terjadi sehingga efektivitas operasional dapat tercapai.