Abstract :
Salah satu tujuan perusahaan adalah untuk memaksimalkan nilai
perusahaan dan di dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan kepentingan
antara pemilik dan manajer yang biasa disebut sebagai konflik keagenan.
Konflik tersebut dapat diselesaikan dengan meningkatkan kepemilikan
saham oleh pihak manajer, sehingga terdapat keselarasan kepentingan yang
dapat mempengaruhi kinerja keuangan dan nilai perusahaan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan struktur kepemilikan manajerial,
kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan yang go public di
BEI periode 2006-2010. Penelitian menggunakan path analysis dan sampel
penelitian berjumlah 13 perusahaan. Sampel dipilih dengan menggunakan
metode purposive sampling berdasarkan data sekunder yang berasal dari
Indonesian Capital Market Directory dan www.yahoofinance.com.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial
berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan,
sedangkan kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Selain itu, jumlah komisaris perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja
keuangan perusahaan, tetapi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.