Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ratri, Dewati Wreddhi Madya
Subject
Accounting
Datestamp
2016-08-01 01:29:31
Abstract :
Perusahaan dalam mengakui pendapatan dan beban harus layak atau wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan karena apabila kurang sesuai maka informasi yang diperoleh dari laporan keuangan menjadi tidak akurat. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada perusahaan pengembang real estate di Nganjuk dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana praktik akuntansi dalam mengakui pendapatan dan beban yang diterapkan oleh perusahaan telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Sumber data diperoleh langsung dari perusahaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan mengakui adanya penjualan dengan mencatat langsung adanya pendapatan meskipun uang yang diterima belum lunas sehingga kurang sesuai dengan prinsip pengakuan pendapatan yang harus mengakui pada saat realisasi. Pada pengakuan beban, terdapat kekeliruan dalam pembebanan biaya yang dimasukkan dalam harga pokok proyek, sehingga menyebabkan laporan harga pokok proyek menjadi kecil sedangkan laporan biaya operasional menjadi besar. Akibat yang ditimbulkan dari kesalahan pencatatan oleh perusahaan adalah adanya salah saji dalam pelaporan keuangan.