Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Jefri Sugiarto Halim (STUDENT ID : jefrysugiarto24@yahoo.com)
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2016-08-03 02:54:12
Abstract :
Produksi kacang hijau yang tinggi di Indonesia belum diimbangi oleh tingkat konsumsinya. Proses penepungan dapat meningkatkan penggunaan kacang hijau, karena tepung lebih mudah untuk dimanfaatkan serta memiliki umur simpan yang lebih panjang. Perendaman bertujuan untuk pelunakan kulit, aktivasi enzim, penguraian ikatan struktur kompleks pati dan mengurangi zat anti gizi. Perendaman kacang hijau dalam air juga menyebabkan perubahan karakteristik tepung kacang hijau yang dihasilkan sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh waktu perendaman kacang hijau. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh waktu perendaman terhadap karakteristik fisikokimia tepung kacang hijau. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal. Faktor yang diteliti adalah waktu perendaman kacang hijau yang terdiri atas lima taraf yaitu 0,1,2,3, dan 4 jam dengan 5 kali ulangan. Variabel tergantung yang diukur adalah kadar gula reduksi, viskositas suspensi pati tergelatinisasi, ukuran granula pati, dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan ANAVA (Analisis Varians) pada α = 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT jika terbukti perbedaan yang nyata diantara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan waktu perendaman yang semakin lama menyebabkan meningkatnya kadar gula reduksi, viskositas suspensi pati tergelatinisasi, dan rendemen, sedangkan ukuran granula pati yang diperoleh sangat bervariasi.