DETAIL DOCUMENT
Pengaruh pemberian infus daun Kitolod (Laurentia Longiflora) secara peroral terhadap histopatologi mata tikus wistar katarak yang diinduksi Methyl Nitroso Urea
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Romkota, Lea Sari
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2016-08-03 02:43:23 
Abstract :
Katarak merupakan suatu daerah berkabut atau keruh di dalam lensa yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya oleh paparan radikal bebas. Kitolod (Laurentia longiflora) merupakan tanaman yang dapat mengobati katarak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi mata tikus wistar katarak yang diinduksi Methyl Nitroso Urea (MNU) setelah pemberian infus daun Kitolod yang diberikan secara peroral. Tikus dikelompokkan menjadi 6 yaitu kelompok kontrol normal, kelompok sakit yang diberi induksi Methyl Nitroso Urea, 3 kelompok perlakuan yang diberi infus daun kitolod dengan dosis 100mg/70kgBB, 300mg/70kgBB, dan 600mg/70kgBB dan diinduksi MNU. Kelompok pembanding diberi ekstrak bilberry dengan dosis 300mg/kgBB dan diinduksi MNU. Data yang didapat diuji normalitas menggunakan Kolmogorov-smirnov yang selanjutnya dapat diuji statistik menggunakan one way anova. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian infus daun kitolod dengan dosis 100mg/70kgBB, 300mg/70kgBB, dan 600mg/70kgBB tidak dapat menurunkan luas area kekeruhan pada lensa mata tikus. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya