Abstract :
Masa pensiun sebenarnya merupakan masa perubahan secara menyeluruh dalam pola hidup, dimana individu terbebas dari jadual kerja yang panjang dan dapat lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga.Bagi orang-orang tertentu masa pensiun mungkin tidak begitu banyak mengganggu kehidupan psikologisnya, tetapi bagi orang-orang yang pernah memiliki jabatan dan pangkat, masa pensiun merupakan masa yang membutuhkan persiapan untuk dapat dijalani dengan baik. Berdasarkan fenomena tersebut maka peneliti ingin mengetahui
bagaimanakah proses dinamika strategi coping terhadap post-power syndrome dalam menjalani masa pensiun. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan model penelitian studi kasus. Informan penelitian sejumlah 1 orang yang telah memenuhi karakteristik yang ditentukan. Metode pengumpulan data adalah dengan melakukan wawancara.
Dari hasil pengolahan data penelitian, dapat disimpulkan bahwa dinamika strategi coping muncul karena adanya permasalahan selama menjalani masa pensiun. Terdapat pula faktor dari dukungan sosial yang mempengaruhi coping yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan yang muncul selama menjalani masa pensiun. Dukungan sosial yang dimaksud adalah dukungan dari keluarga dan juga teman-teman. Adapun
strategi coping yang dilakukan adalah problem focus coping dan emotional focus coping.