Abstract :
Manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah sistem formal untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan-tujuan organisasional. Saat ini, banyak perusahaan mulai memberikan perhatian yang besar terhadap MSDM yang dimilikinya. Pembuatan kontrak psikologi yang telah disepakati dua pihak (perusahaan dan karyawan) juga menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan, karena pelaksanaan kontrak psikologi dapat menimbulkan psychological contract breach (PCB), psychological contract violation (PCV), dan berdampak pada job satisfaction (JS) karyawan. Penelitian ini membahas mengenai hubungan PCB dengan JS, dan PCV sebagai mediasinya.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang diperoleh berasal dari hasil kuesioner 416 responden, dengan cara membagikan kuesioner pada responden (karyawan yang bekerja di bidang pelayanan konsumen). Objek penelitian adalah perusahaan-perusahaan di Surabaya, yang mempekerjakan karyawan dibidang pelayanan konsumen, dipilih dengan menggunakan judgement sampling. Teknik analisis data menggunakan structural equation modeling (SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PCB memiliki pengaruh negatif terhadap JS dan PCB memiliki pengaruh positif terhadap PCV. Tidak hanya itu, PCV sebagai mediasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap JS pada karyawan di bidang pelayanan konsumen. Apabila dibandingkan langsung antara PCB terhadap JS memiliki hasil yang lebih kecil daripada melalui mediasi PCV. Hasil ini dapat dilihat dari perhitungan penelitian yang ada dengan menggunakan program LISREL, melalui analisis SEM.