Abstract :
Perpustakaan merupakan organisasi non-profit. Dalam
melaporkan keuangannya, perpustakaan daerah harus melaporkan
semua aset yang dimiliki khususnya koleksi buku perpustakaan
sesuai perlakuan akuntansi berdasarkan Standar Akuntansi
Pemerintahan. Dalam siklus akuntansinya, ternyata perpustakaan
belum memperlakukan koleksi bukunya sesuai dengan Standar
Akuntansi Pemerintahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis perlakuan akuntansi sesuai dengan Standar
Akuntansi Pemerintahan terhadap aset tetap berupa koleksi buku
yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah Jawa Timur.
Analisis dilakukan secara deskriptif dengan metode survei
yang membandingkan praktik yang ada di lapangan dengan teori
yang terdapat dalam Standar Akuntansi Pemerintahan. Teknik
analisis meliputi pengakuan, pengukuran serta penyajian dan
pengungkapan koleksi. Hasil analisis adalah perlakuan akuntansi
atas koleksi buku perpustakaan dibedakan menjadi tiga jenis
berdasarkan kondisi koleksi bukunya, yaitu koleksi buku yang baik,
koleksi buku yang rusak dan koleksi buku yang hilang. Perbedaan
antara ketiga jenis koleksi tersebut sebagian besar terletak pada saat
pengukurannya. Koleksi buku yang baik dilakukan pengukuran awal
dan penyusutan saja. Koleksi buku yang rusak dilakukan pula
kapitalisasi dan penghapusan. Sedangkan, koleksi buku yang hilang
juga dilakukan pelepasan. Dengan adanya perlakuan akuntansi yang
sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, maka informasi atas
koleksi buku perpustakaan dapat disampaikan dengan andal dan
relevan dengan keadaan yang sesungguhnya.