Abstract :
Teori keagenan selalu berhubungan dengan investor sebagai
principal dan manajer sebagai agent. Manajer merupakan pihak yang
diberi wewenang oleh principal untuk mengambil suatu keputusan
dalam suatu perusahaan. Manajer mempunyai informasi yang lebih
banyak dari pada principal. Hal ini akan menyebabkan asimetri
informasi. Asimetri informasi merupakan suatu keadaan dimana
manajer memiliki akses informasi atas prospek perusahaan yang
tidak dimiliki oleh pihak luar perusahaan. Asimetri informasi terjadi
karena manajer lebih superior dalam menguasai informasi dibanding
pihak lain. Asimetri informasi ini merupakan pemicu manajer untuk
melakukan manajemen laba. Keputusan-keputusan yang diambil
oleh manajemen bisa saja merugikan pihak investor yaitu dengan
menerapkan manajemen laba. Manajemen laba dapat dikontrol
dengan melakukan good corporate governance.