Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Dewi, Puspita
Megawati, Maya
Subject
Engineering
Datestamp
2015-01-07 05:51:31
Abstract :
Yoghurt merupakan produk olahan susu sapi yang mengalami proses
fermentasi oleh bakteri asam laktat. Karena tidak semua orang dapat
mengkonsumsi susu sapi, oleh karena itu ada kecenderungan untuk menggantikan
susu sapi dengan susu kedelai. Produk olahan susu kedelai yang terfermentasi
biasanya dikenal sebagai soyghurt. Soyghurt umumnya lebih encer daripada
yogurt, sehingga dengan penambahan susu bubuk dapat meningkatkan
kekentalannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jenis dan
jumlah penambahan susu bubuk (skim dan full cream) terhadap viskositas, pH,
glukosa, laktosa, protein, jumlah bakteri probiotik produk soyghurt yang
dihasilkan dan mencari kondisi optimum.
Soyghurt dibuat dengan memanaskan susu kedelai yang ditambahkan
dengan susu bubuk skim dan full cream (variasi penambahan untuk masing-masing
jenis susu pada setiap percobaan: 3%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%) dan
gelatin. Pada pembuatannya, susu kedelai dipanaskan sampai suhu ± 80°C selama
30 menit dan kemudian didinginkan sampai suhu ±43°C, kemudian difermentasi
dengan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus selama 5, 8, 10,
12, 16, 20, 24 jam. Setiap selang waktu tersebut, dilakukan perhitungan jumlah
koloni bakteri asam laktat, analisa glukosa, analisa laktosa, pH, protein dan uji
viskositas.
Dari hasil percobaan didapatkan baik pada penambahan susu bubuk skim
Maupun full cream sebanyak 15% dengan waktu fennentasi 16 jam menghasilkan
jumlah bakteri L. bulgaricus dan S. thermophillus paling tinggi. Dari hasil analisa
menunjukkan bahwa konsentrasi laktosa dan glukosa, pH semakin menurun
dengan berjalannya waktu fermentasi. Soyghurt yang dihasilkan dengan
penambahan susu bubuk full cream mempunyai viskositas lebih tinggi
dibandingkan dengan soyghurt yang dihasilkan dengan penambahan susu bubuk
skim. Sedangkan untuk kadar protein didapatkan bahwa soyghurt dengan
penambahan susu bubuk skim mempunyai kadar protein lebih tinggi daripada
penambahan susu bubuk full cream. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa
kondisi optimmn untuk pembuatan soyghurt yaitu dengan penambahan susu
bubuk skim sebanyak 15% dan difermentasi selama 16 jam.