Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Sugiarto, Eko
Soe Carmelita M., .
Subject
Engineering
Datestamp
2015-01-07 06:06:44
Abstract :
Jagung merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain
gandum dan padi. Secara umum. yang banyak dimanfaatkan adalah bagian biji
sebagai sayur dan juga sebagai pengganti beras. Bagian lain dari tanaman jagung
seperti rambut kulit dan tongkol biasanya kurang dimanfaatkan dan dibuang sebagai
limbah. Tongkol jagung mengandung lignoselulosa yang terdiri dari lignin, selulosa.
dan hemiselulosa. Selulosa yang terdapat pada tongkol jagung dapat difermentasikan
menjadi enzim selulase.
Tongkol jagung mula-mula dipotong kecil-kecil kemudian dikeringkan. Lalu
tongkol jagung dikecilkan lagi ukurannya dengan menggunakan grinder dan hammer
mill sehingga didapatkan serbuk tongkol jagung dengan ukuran 12/1 6 mesh. Tongkol
jagung yang sudah dikecilkan ukurannya ada yang mengalami pretreatment dan ada
yang tidak mengalami pretreatment. Yang mengalami pretreatment ada yang
direndam dengan menggunakan larutan HCl 2 N selama 24 jam dan ada yang
dipanaskan dengan menggunakan autoclave selama 1 jam. Lima gram serbuk tongkol
jagung dimasukkan dalam erlenmeyer dan di autoclave untuk disterilkan. Kemudian.
ke dalam erlenmeyer tersebut ditambahkan nutrien steril (variasi volume nutrient : 10
ml 15 ml 20 ml) Setelah itu, difermentasikan dengan Trichoderma reesei selama
120 jam. Setiap selang waktu 24 jam dilakukan ekstraksi terhadap enzim selulase
yang telah dihasilkan untuk menghitung jumlah spora dengan hemasitometer dan uji
aktivitas enzim dengan menggunakan metode filter paper-ase (FP-ase) dan metode
carboximethyl celluloce (CMC -ase)
Dari hasil percobaan, untuk volume nutrien yang sarna pretreatment secara
fisika (steam explosion) menghasilkan jumlah spora T.reesei dan aktivitas enzim
selulase tertinggi. Selain itu. untuk pretreatment yang sarna penambahan nutrien
sebanyak 15 ml juga menghasilkan jumlah spora T.reesei dan aktivitas enzim selulase
tertinggi.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa T.reesei yang diinokulasikan pada
5 gram tongkol jagung yang telah mengalami pretreatment fisika. dapat memproduksi
enzim selulase dengan aktivitas enzim yang tertinggi yaitu 0.3611 IU/mL, setelah
fermentasi berlangsung selama 48 jam dengan penambahan nutrien sebanyak 15 mL