Abstract :
Harga saham dalam sebuah perusahaan go-public, selain ditentukan oleh faktor-faktor internal seperti kebijakan pembagian deviden, proyeksi laba per lembar saham, proporsi utang perusahaan terhadap ekuitas, dsb, juga dipengaruhi oleh faktor-faktor ekstemal seperti kebijakan politik suatu negara, inflasi, tingkat suku bunga, dsb. Karena faktor-faktor eksternal tersebut sangat luas, maka diambil dua faktor yaitu tingkat suku bunga dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (POB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto terhadap harga saham
industri semen di Bursa Efek Jakarta pada periode 1998-1999 dan untuk mengetahui dari kedua variabel tersebut manakah yang memiliki pengaruh lebih besar terhadap perubahan harga saham.
Dalam penelitian ini digunakan data sekunder yang diperoleh di perpustakaan PT. Bursa Efek Surabaya. Populasi dan pengambilan data ialah semua perusahaan industri semen yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Teknik analisis yang dipergunakan ialah koefisien korelasi multiple(R) dan uji F untuk hipotesis I, sedangkan korelasi parsial (r) dan uji T untuk hipotesis II.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tingkat suku bunga dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto secara bersama-sama ataupun sendiri sendiri tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham.