Abstract :
Telah dilakukan penelitian mengenai efek anti lnflamasi dasi ekstrak daun
Pare pada tikus putlh dengan mengubur volume bengkak pada telapak kaki tikus
putih tiap jam selama 1 jam dengan menggunakan alat Plethysrnometer. Efek anti
inflamasi yang terukur berupa kemampuan obat menekan radang atau menginhibisi
radang yang terlihat pada penurunan volume edema pada telapak kaki tikus putih.
Pada penelitian ini tiap kelompok diberi ekstrak daun Pare secara oral dengan
dosis masing-masing 1000mg/kgBB; 1500mg/kgBB; dan 2000mg/kgBB. Untuk
pembanding digunakan Indometasin dengan dosis 5mg/kgBB: 10mg/kgBB: dan
15 rng/kgBB. Kelompok kontrol diberi air suling dosis l ml/100gBB. Pada jam
pertama belum terlihat perbedaan volume edema secara bermakna antara kelompok
perlakuan dan kelompok kontrol. Pada jam kedua, ketiga dan keempat terlihat
perbedaan volume edema yang sangat bermakna antara kelompok perlakuan dan
kelompok kontrol.
Analisa ratio potensi membuktikan bahwa efek anti lnflamasi ekstrak daun
Pare kira-kira 0,26 % dari efek anti inflamasi obat standar yaitu Indometasin.