Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Tantowijono, Dicky Soehartono
Subject
Management
Datestamp
2017-02-21 03:41:24
Abstract :
Ketatnya persaingan di bisnis radio broadcasting saat ini mengharuskan badan usaha-badan usaha tersebut untuk menerapkan suatu strategi pemasaran yang baik agar pendengar menempatkan produknya yang berupa program acara (on air) ditempat teratas pada benak pendengar sehingga pendengar akan memilih untuk mendengarkan stasiun radio tersebut diantara pilihan-pilihan yang ada. Kegiatan yang perlu dilakukan oleh badan usaha antara lain adalah melakukan segmentasi pasar, memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Setelah itu badan usaha perlu menetapkan strategi penempatan posisi produk dalam usahanya untuk menanamkan citra (image) dalam benak konsumen.
Dengan menetapkan segmen pendengar remaja, Radio Istara FM melakukan suatu strategi penempatan produk dengan pendekatan positioning on user. Bentuk dari penempatan posisi produk ini adalah seluruh program siar Radio lstara FM disajikan untuk remaja. Diharapkan dengan format program tersebut, citra masyarakat akan terbentuk dan masyarakat akan percaya bahwa Radio Istara FM adalah radionya anak muda Surabaya.
Radio Istara FM menyadari dewasa ini banyak radio yang juga memposisikan produknya untuk anak muda/remaja, maka Radio Istara FM melakukan pembedaan terhadap produknya/program siar. Bentuk diferensiasi produk dari Istara FM ini adalah pada format musik yang diputar. Musik yang diputar di Radio Istara FM hanyalah musik-musik hits. Tujuan dari diferensiasi ini adalah diharapkan akan membentuk citra pendengar terhadap Istara FM bahwa Radio Istara FM adalah satu-satunya stasiun radio yang memutar musik-musik hits.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa penempatan produk dan diferensiasi produk secara bersama-sama mempengaruhi persepsi/citra masyarakat terhadap Radio Istara FM.