Abstract :
Telah dilakukan penelitian mengenai uji efek fraksi air ekstrak etanol daun
teh hijau [Camellia Sinensis (L.) O.K.] pada penurunan nafsu makan dan
berat badan tikus putih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek
antiobesitas yang diamati dari jumlah makanan dan berat badan tikus putih.
Dalam penelitian ini dibuat fraksi air ekstrak etanol daun teh hijau dengan
pemberian dosis berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh
Tjundawan (2007). Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan (Rattus
norvegicus) galur Wistar sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok
yakni kelompok kontrol negatif, 3 kelompok perlakuan, dan kelompok
pembanding. Kelompok K(-) sebagai kelompok kontrol yang diberi
suspensi PGA 3% tanpa bahan aktif secara oral, kelompok F1, F2, F3
sebagai kelompok perlakuan yang diberi fraksi air ekstrak etanol daun teh
hijau dengan dosis 2,0; 2,5; dan 3,0 g/kg BB secara oral, dan kelompok
K(+) sebagai kelompok pembanding yang diberi orlistat dengan dosis
0,0108 g/kg BB secara oral. Jumlah makan dan berat badan ditimbang dan
dicatat setiap hari. Perlakuan ini dilakukan selama 7 hari dan pengamatan
data selama 15 hari. Perhitungan statistik dilakukan dengan uji anava. Hasil
yang didapat, disimpulkan bahwa fraksi air ekstrak etanol daun teh hijau
dosis 2,0; 2,5; dan 3,0 g/kg BB memiliki efek antiobesitas. Pada dosis 3,0
g/kg BB memiliki efek antiobesitas terbesar dengan penurunan berat yang
hampir setara dengan efek antiobesitas orlistat. Perhitungan koefisien
korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang linear antara
peningkatan dosis fraksi air ekstrak etanol daun teh hijau terhadap
penurunan nafsu makan dan berat badan tikus putih.