Abstract :
Persaingan dunia usaha saat ini semakin kompetitif. Semua perusahaan, khususnya bidang industri farmasi, berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya dengan produk yang berkualitas yang baik serta harga yang terjangkau. Oleh karena itu, setiap industri farmasi seperti PT. HJ harus pintar menyiasati dan menerapkan strategi yang tepat dalam mendukung proses produksinya. Di sini akan dibahas mengenai strategi TPM (Total Productive Maintenance) yang secara signifikan bisa membuat proses produksi menjadi lebih baik dalam hal peralatan, biaya, pengiriman produk, tenaga kerja dan tingkat cacat produk. Penerapan yang benar dari strategi TPM ini dapat meningkatkan kinerja produksi sehingga kelangsungan hidup sebuah perusahaan farmasi dapat terus terjaga.
Dalam kasus ini adanya defect pada suatu perusahaan farmasi yaitu pada defect atau lengketnya tablet pada proses tableting. Dengan mengadopsi TPM dengan tujuan kepada zero defect. Dengan mengimplementasikan TPM kepada manajemen produksi, defect yang terjadi dapat diatasi sehingga tidak berdampak kepada proses ulang. Strategi manajemen TPM yang digunakan sangat membantu dan merubah struktur manajemen suatu perusahaan.