Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Kurniawan Arief Budiono (STUDENT ID : iwan_kurniawan_99@yahoo.co.id)
Subject
Communication Science
Datestamp
2016-10-27 08:27:10
Abstract :
Pemberitaan penundaan hukuman mati ini menuai kontroersial karena beberapa media memenyetujui penundaan ini, namun media lainnya menganggap Indonesia tidak tegas. Berita ini dimuat dalam majalah Tempo edisi 10 Mei 2015, dan Gatra juga memuat berita penundaan ini dalam edisi 13 Mei 2015.
Peneliti menggunakan perspektif teoritis mengenai konstruksi realitas, phase structure, ideologi media massa menurut Daniel Hallin, dan model analisis framing Gamson dan Modigliani, peneliti juga dapat menganalisis setiap teks berita dalam kedua majalah Tempo dan Gatra tersebut
Peneliti menemukan bingkai yang cenderung sama, namun memiliki penekanan yang berbeda, di Tempo menonjolkan isu mengenai latar belakang Mary Jane, Tempo memberikan logika bahwa Mary Jane yang miskin, menandakan bahwa ia tidak termasuk dalam sindikat narkoba, dan secara tidak langsung Tempo menyetujui penundaan itu. Gatra juga menyetujui penundaan tersebut, dengan menonjolkan bukti Kristina yang bersalah, dan perlunya peninjauan ulang, karena Mary Jane tidak bersalah.