Abstract :
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak adalah sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang bergerak di bidang jasa kepelabuhan. Perusahaan ini memiliki dua bisnis, yaitu bisnis utama dan bisnis non utama. Bisnis utamanya adalah pelayanan jasa kapal dan bisnis non utamanya terdiri dari beberapa jasa, misalnya sewa alat berat, penjualan air bersih, dan listrik. Perusahaan memiliki kelemahan dalam proses penerbitan notanya yaitu ada keterlambatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari proses penerbitan nota terhadap pengakuan pendapatan di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya.
Mengakui pendapatan setelah melakukan kontrak jasa merupakan salah satu cara untuk melaksanakan pengakuan pendapatan secara efektif. Waktu pengakuan pendapatan saat tersebut tidak perlu menunggu nota tagihan jasa terbit. Hasil dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa perusahaan belum melakukan pengakuan pendapatan secara efektif karena dengan adanya keterlambatan penerbitan nota akan mengakibatkan penundaan pengakuan pendapatan sehingga pendapatan yang seharusnya bisa diakui di periode saat ini akan diakui pada periode berikutnya. Hal tersebut mempengaruhi keakuratan laporan keuangan sehingga pengakuan pendapatan yang di lakukan tidak optimal.