Abstract :
Dalam penyediaan suply daya listrik sering teIjadi gangguan dalam kontinuitas
penyampaianya. Hal ini disebabkan oleh pengaturan instaIasi beban yang tak
seimbang, kontinuitas penyampaianyang jelek dan sebagainya. Bila ini teIjadi,
Balance Voltage yang seharusnya diharapkan oleh suatu beban yang
mengkonsumsi listrik 3 phase akan terganggu. Dengan kata lain, bila Unbalance
voltage tidak diproteksi akan menyebabkan beban 3 phase akan rusak atau
terbakar, karena hanya mengkonsumsi dua phase atau unbalance voltage dengan
waktu yang melebihi toleransi ketahanan alat atau beban. Hal tersebut dapat
diatasi dengan menggunakan alat unbalance voltage protection yang mempunyai
cara keIja sebagai berikut Tegangan tiap phase dari listrik 3 phase diimputkan ke
trafo step-down dan rectifier. Kemudian ADC akan mengkonversikan data dari
rectifier dari setiap phase menjadi data digital. Data tersebut oleh mikrocontroller
89C51 digunakan untuk menggontrol tegangan tiap phase dengan
membandingkan toleransi tegangan dan time-trip yang dimasukan melalui keypad
sehingga mikrokontroller aim mengaktitkan atau tidak MCCB dengan melalui
relay-driver. Tegangan tiap phase, tegangan toleransi, dan time trip ditampilkan
di LCD. Dari hasil pengukuran dan percobaan alat dapat dilihat bahwa rangkaian
tiap block ( rectifier, ADC, Mickrokotroller, relay driver.) dapat bekeIja seperti
yang diharapkan.