Abstract :
Alat pengukur dalam skripsi ini adalah suatu instrumen yang digunakan untuk
mengetahui kandungan Iodium dalam garam, berdasarkan prinsip cahaya tampak
dengan frekuensi tertentu, yang dilewatkan filter wama, kemudian dipantulkan pada
sampel garam yang akan diukur kadar Iodiumnya. Pantulan cahaya tersebut dibuat
sedemikian rupa, sehingga dapat mengenai transducer Infra Merah, yang berfungsi
untuk mengubah intensitas cahaya yang mengenainya menjadi sinyal Iistrik yang
sebanding.
Untuk mempertinggi tingkat efektifitas dari alat pengukur, digunakan
Mikrokontroler 87C51 sebagai pengolah pusat untuk membaca data secara digital, dan
menampilkan hasilnya pada LCD. Dengan adanya unit mikrokontroler ini, perhitungan
data yang diperoleh dapat diolah secara software dengan menggunakan bahasa
Assembly, untuk mendapatkan hasil akhir berupa nilai kadar lodium dari sampel garam
yang akan diukur.
Secara umum untuk mengetahui kandungan Iodium dalam garam, dilakukan
dengan cara mencampur (menetesi) sampeI garam dengan cairan Iodium test (testkit).
Sampel garam yang telah ditetesi dengan cairan Iodium test, akan berubah menjadi
wama biru keunguan apabila terdapat kandungan lodium dalam garam tersebut,
sedangkan sampel garam yang tidak mengandung Iodium, akan tetap berwama putih
walaupun telah ditetesi cairan Iodium test. Tetapi cara tersebut kurang efektif, karena
hanya sebatas mengetahui ada dan tidaknya kandungan Iodium dalam garam, sehingga
beIum dapat diketahui besar kadar Iodiumnya.