Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Dharmawan, Ferdiand Ricky
Subject
Datestamp
2014-11-25 05:59:20
Abstract :
Pengujian mengenai aktivitas hipoglikemik ekstrak air daun angsana
(Pterocarpus indicus Willd) telah dilakukan pada tikus diabetes yang
diinduksi dengan aloksan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas
hipoglikemik ekstrak air daun Angsana terhadap kadar glukosa darah
(KGD) dan terhadap histopatologi sel hati pada tikus dibetes yang diinduksi
aloksan. Hewan yang digunakan adalah tikus putih jantan galur Wistar
sebanyak 30 ekor yang dibagi dalam lima kelompok: kontrol negatif (tikus
sehat), kontrol positif (tikus diabetes), ekstrak air daun Angsana (kelompok
perlakuan) pada dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 1000 mg/kgBB and
metformin sebagai kelompok pembanding. Selanjutnya 25 ekor tikus jantan
galur wistar diinduksi dengan 150 mg/kgBB aloksan monohidrat secara
intra muskular. Setelah tikus mengalami diabetes (KGD >200 mg/dL),
diberikan perlakuan dengan ekstrak air daun angsana dan metformin selama
7 hari. Pada hari ke-8 tikus dikorbankan dan diambil jaringan hatinya untuk
dilakukan uji histokimia. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase
penurunan kadar glukosa darah dari ekstrak air daun Angsana pada dosis
250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 1000 mg/kgBB sebesar 78,63%, 70,84%,
68,44% dan pada kelompok metformin sebesar 67,68%. Sementara itu,
persentase regenerasi pada histopatologi sel hati yang diinduksi aloksan
pada dosis 250 mg/kgBW, 500 mg/kgBW, 1000 mg/kgBW sebesar 58,07%,
78,42% dan 43,86% dan pada kelompok metformin sebesar 74,21%.
Degenerasi sel beta mengalami perbaikan dengan pemberian ekstrak air
daun Angsana, ditunjukkan dengan peningkatan jumlah sel beta.