Abstract :
Pada umumnya pengukuran suhu dapat dilakukan dengan menggunakan
Termometer Air Raksa, Tetapi untuk pengukuran suhu yang dilakukan dalam
proses produksi maka alat tersebut tidak dapat digunakan. Oleh karena itu
digunakan Termometer Digital. Untuk lebih memudahkan penggunaan yang lebih
jauh dalam proses produksi yang cukup besar maka media tampilnya
menggunakan komputer. Karena komputer selain dapat mengontrol peralatan lain
juga dapat digunakan untuk program yang lain (jika alat ini tidak lagi digunakan).
Sebagai perwujudannya alat ini terdiri dari dua bagian yang mehputi
perencanaan hardware dan Software. Dimana Hardware terdiri dari sensor,
rangkaian pengkondisi sinyal , ADC, interface PPI 8255, dan komputer , sedang
Software disini menggunakan bahasa pemrograman Turbo Pascal. Interface
digunakan sebagai media antar muka sehingga komputer dapat berkomunikasi
dengan lingkungan luar.
Sensor yang dipakai dalam alat ini adalah termokopel yang mempunyai
output berupa tegangan. Karena tegangan yang dihasilkan sensor terlampau kedl
dan range input dari ADC 0804 adalah 0 sampai 5 Volt ,maka tegangan ini
diperkuat dengan menggunakan IC penguat instrumen AD521 yang kemudian
diberi filter dengan frekuensi cutoff I Hz. Setelah melewati rangkaian
pengkondisi sinyal maka tegangan akan diolah oleh ADC untuk diubah sinyalnya
menjadi sinyal digital yang kemudian dikirim melalui interface ke komputer untuk
diolah dan ditampilkan dengan bantuan software. Untuk media yang diukur dalam
hal ini digunakan Minyak goreng yang dipanaskan sampai suhu 200°C. Untuk
mendrive pemanas maka kita dapat memasukkan suhu berapa yang kita inginkan
dengan batasan suhu dibawah 200°C.