Abstract :
Ibuprofen merupakan salah satu obat golongan AINS (anti inflamasi non steroidal) turunan asam propionate yang memiliki efek farmakologis sebagai antiinflamasi, antipiretik dan analgesik. Ibuprofen memiliki kelarutan yang kecil di dalam air atau praktis tidak larut dan memiliki permeabilitas yang baik dalam saluran cerna. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan teknik dispersi solida yang merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kelarutan Ibuprofen dalam air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelarutan Ibuprofen yang dibuat dalam bentuk dispersi solida menggunakan metode pelelehan-pelarutan, dengan PEG 6000 sebagai pembawa serta untuk mengetahui pelepasan obat dari tablet dispersi solida dengan PEG 6000 sebagai pembawa dan Avicel PH102 sebagai pengisi. Pembuatan dispersi solida menggunakan perbandingan antara Ibuprofen : PEG 6000 = 1 : 1, setelah itu dibuat tablet dengan menggunakan metode cetak langsung. Berdasarkan hasil data disolusi dan waktu hancur, tablet dispersi solida memiliki waktu hancur yang lama sehingga disolusinya pada menit ke-10 lebih kecil daripada tablet Ibuprofen, pada menit selanjutnya kelarutannya lebih tinggi dari pada tablet Ibuprofen, meskipun ED60 dari keduanya tidak berbeda bermakna.