DETAIL DOCUMENT
Validasi metode analisis furosemid dalam plasma secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Marcelino Novianto (STUDENT ID : marcelino.novianto@gmail.com)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2016-11-03 02:27:12 
Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi dan merupakan penyebab utama stroke, faktor resiko utama arteri koroner, serta kontributor utama penyakit jantung. Obat anti-hipertensi yang paling banyak digunakan oleh pasien hipertensi adalah furosemid. Menurut peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia nomor HK.03.1.23.12.11.10217 tahun 2011 tentang obat wajib bioekivalensi, furosemid tercantum di dalam daftar obat copy yang mengandung zat aktif wajib uji bioekivalensi dan bioavailabilitas, oleh sebab itu diperlukan metode analisis yang valid untuk menetapkan kadar furosemid dalam plasma. Validasi metode analisis furosemid dalam plasma menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dengan kolom fase terbalik C18, kecepatan alir 0,8 mL/menit, dan detektor diode array telah dilakukan. Fase gerak berupa campuran asetonitril : buffer KH2PO4 (54%: 46%) pH 3,5 dengan waktu retensi 7,9 menit. Linieritas diperoleh dengan rentang konsentrasi 0,36 – 1,35 µg/mL dan koefisien korelasi 0,9997. LOD dan LOQ masing-masing 0,0319 µg/mL dan 0,1063 µg/mL, untuk akurasi dan presisi didapatkan % recovery ±% KV sebesar 98,4%-102% ±0,24-0,57. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya