Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Evilianita, Agustina Maria
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2015-02-02 03:33:53
Abstract :
White sorghum merupakan varietas sorgum yang memiliki pericarp
putih, mengandung tanin pada testa, dan tidak mengandung gluten. Varietas
ini banyak diteliti untuk produk pangan, di antaranya cookies, tetapi
kandungan tanin sorgum menyebabkan rasa astringent. Untuk mengurangi
kandungan tanin dapat dilakukan penyosohan pada biji sorgum sebelum
ditepungkan yang akan berpengaruh terhadap sifat fisikokimia tepung
sorgum serta sifat fisikokimia dan organoleptik cookies yang dihasilkan.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok,
terdiri dari satu faktor yaitu derajat penyosohan sorgum dengan
tiga taraf perlakuan: tidak disosoh, disosoh dua kali, dan empat kali. Setiap
perlakuan diulang tiga kali. Pengujian sifat-sifat tepung sorgum meliputi
kadar air, kadar tanin, daya serap air, dan indeks solubilitas tepung. Selanjutnya,
tepung dari setiap perlakuan diolah menjadi cookies dan diulang tiga
kali, sehingga diperoleh sembilan total ulangan. Pengujian terhadap cookies
sorgum adalah kadar air, daya patah, serta kesukaan terhadap warna, rasa,
kemudahan untuk digigit, dan mouthfeel. Presisi pengukuran kuantitatif data
pengamatan tepung sorgum dievaluasi dengan metode Horwitz, sedangkan
data pengamatan cookies tidak dievaluasi presisi pengukuran kuantitatifnya,
dan dianalisa menggunakan ANOVA pada α 5%. Bila terdapat perbedaan
nyata, maka analisis statistik dilanjutkan dengan uji LSD.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penyosohan biji sorgum pada
berbagai derajat sosoh berpengaruh nyata terhadap kadar air, daya serap air,
solubilitas, dan kadar tanin tepung, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap
kadar air, daya patah dan organoleptik cookies sorgum. Semakin besar
derajat penyosohan sorgum; kadar air, daya serap air, solubilitas, dan kadar
tanin tepung sorgum semakin menurun. Penerimaan panelis tidak terlatih
terhadap cookies sorgum adalah netral sehingga produk cookies sorgum
dapat diaplikasikan. Disarankan untuk melakukan pengujian sifat cerna dan
bioavailabilitas nutrisi dari cookies yang mengandung sorgum dari berbagai
tingkat penyosohan.