Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh komponen modal kerja perusahaan yang diukur dengan menggunakan cash conversion cycle terhadap nilai pasar perusahaan dan terhadap profitabilitas perusahaan yang diukur dengan menggunakan return on assets dan return on equity. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 22 perusahaan manufaktur yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun periode 2006-2010 dan telah memenuhi kriteria-kriteria tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cash conversion cycle berpengaruh negatif terhadap nilai pasar. Hal ini dapat dijelaskan bahwa semakin cepat cash conversion cycle, maka akan dapat memacu investor dan kreditor untuk berinvestasi pada perusahaan. Sedangkan hasil penelitian berikutnya menemukan bahwa cash conversion cycle juga memiliki pengaruh negatif terhadap profitabilitas perusahaan. Hal ini dapat dijelaskan bahwa semakin cepat cash conversion cycle, maka mengindikasikan bahwa pengelolaan modal kerja akan semakin produktif dan akan dapat menaikkan profitabilitas. Penggunaan hutang dapat meminimalkan masalah keagenan yang ditimbulkan oleh para manajer dalam mengelola modal kerja, karena aktifitas manajer diawasi oleh pemilik dan kreditor.