DETAIL DOCUMENT
Hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara mahasiswi angkatan 2014 Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Farmasi dan Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya tahun 2016
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Nurita A.M.P Putri (STUDENT ID : nuritaputri06@gmail.com)
Subject
Medicine 
Datestamp
2017-01-20 01:53:12 
Abstract :
Latar Belakang : Prevalensi kanker yang tinggi di Indonesia disebabkan oleh terlambatnya penanganan kanker payudara pada stadium dini, sehingga deteksi dan diagnosis dini keganasan memegang peranan sangat penting dalam memperbaiki prognosis kanker payudara. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah suatu pemeriksaan payudara oleh diri sendiri yang paling murah dan mudah untuk mendeteksi kanker payudara secara dini. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap mengenai SADARI dengan Praktik melakukan SADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara pada Mahasiswi Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Farmasi dan Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik crosssectional dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling pada 100 responden mahasiswi Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Farmasi dan psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya tahun 2016. Metode pengambilan data adalah wawancara terpadu dan penilaian simulasi praktik SADARI menggunakan alat peraga payudara. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian antara lain 42% responden memiliki pegetahuan baik, 58% responden memiliki pengetahuan sedang, 21% responden memiliki sikap baik, 78% responden memiliki sikap sedang, 1% responden memiliki sikap kurang, 72% responden memiliki praktik kurang benar, 27% responden memiliki praktik cukup benar dan 1% responden memiliki praktik benar. Terdapat hubungan antara pengetahuan mengenai SADARI dengan praktik melakukan SADARI (nilai-p 0,032), dan tidak terdapat hubungan antara sikap mengenai SADARI dengan praktik melakukan SADARI (nilai-p 1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan mengenai SADARI dengan praktik melakukan SADARI dan tidak terdapat hubungan antara sikap mengenai SADARI dengan praktik melakukan SADARI. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan tentang SADARI dan cara melakukan SADARI dari pihak Universitas Katolik Widya Mandala ataupun mahasiswi sendiri sangat diperlukan. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya