DETAIL DOCUMENT
Profil melasma pada perempuan usia 16-65 tahun menggunakan lampu wood di Rejuva Skin & Beauty Surabaya
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Kenneth Martino Djajapranata (STUDENT ID : ken.neth@Live.com)
Subject
Medicine 
Datestamp
2017-01-16 03:55:02 
Abstract :
Melasma merupakan kelainan hipermelanosis yang didapat, sangat sering dijumpai dengan distribusi simetris pada daerah yang sering terpapar sinar matahari. Melasma muncul dalam bentuk makula berwarna coklat terang sampai gelap dengan pinggir yang ireguler, biasanya melibatkan daerah dahi, pelipis, pipi, hidung, di atas bibir, dagu, dan kadang kadang di leher. Melasma juga memiliki berbagai macam dampak seperti pada penampilan, menyebabkan tekanan psikososial dan emosional. Insidensi dari melasma juga belum diketahui secara pasti. Etiologi melasma sampai saat ini belum diketahui pasti. Tetapi ada beberapa faktor risiko yang dianggap berperan pada patogenesis melasma antara lain: Sinar ultraviolet, hormon, obat, genetik, ras, kosmetika dan sisanya idiopatik Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dan teknik accidental sampling ini dilakukan di Rejuva Skin & Beauty Surabaya bulan Juni-Juli 2016 untuk mengetahui bagaimana profil melasma pada perempuan usia 16-65 tahun menggunakan lampu wood di Rejuva Skin & Beauty Surabaya. Terdapat 55 responden yang berusia 16-65 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan ikut dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah usia perempuan dengan melasma yang terbanyak adalah kelompok usia 46-55 tahun (40,0%). Jenis melasma yang terbanyak adalah melasma tipe dermal (41,8%). Distribusi lokasi melasma yang terbanyak adalah pada daerah malar (72,7%). Sebagian besar (61,8%) memiliki riwayat keluarga, 58,2% dari seluruh perempuan dengan melasma tidak ada riwayat dengan penggunaan kontrasepsi hormonal 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya