Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Stephanie Novina Saputra (STUDENT ID : stephanienovina@ymail.com)
Christian Julius Wijaya (STUDENT ID : ch_julius19@yahoo.com)
Subject
Chemical Engineering
Datestamp
2017-01-17 04:42:38
Abstract :
Komposit montmorillonite-NCC merupakan nano material yang dapat digunakan dalam berbagai macam aplikasi, terutama sebagai adsorben. Produk komposit montmorillonite-NCC ditujukan sebagai pengganti karbon aktif yang selama ini digunakan untuk adsorpsi logam merkuri pada industri gas alam. Komposit montmorillonite-NCC memiliki daya adsorpsi yang baik sehingga dapat digunakan untuk menggantikan karbon aktif. Pembuatan komposit montmorillonite-NCC melalui dua tahapan yaitu tahapan pembuatan NCC dan tahapan pembuatan komposit. Pembuatan NCC dilakukan dengan metode hidrolisis asam menggunakan asam sulfat 64% (b/b) sebagai katalis. Proses ini menghasilkan produk samping berupa glukosa yang juga dikomersialkan dalam bentuk glukosa 93% (b/b). Sedangkan pembuatan komposit dilakukan dengan mereaksikan NCC dan bentonite dengan bantuan panas dan
microwave. Prarencana pabrik komposit montmorillonite-NCC ini memiliki rincian sebagai berikut:
Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Produksi : Komposit montmorillonite-NCC
Kapasitas produksi : 300 ton/tahun
Waktu operasi : 300 hari/tahun
Masa konstuksi : 2 tahun
Waktu mulai beroperasi : 2019
Bahan baku : Pulp dan bentonite
Kapasitas bahan baku : Pulp sebesar 147,06 ton/tahun dan bentonite sebesar 187,50 ton/tahun
Utilitas : Air sebesar 149,12 m3/hari, listrik sebesar 826,51 kW, IDO sebesar 116,70 m3/tahun, dan solar sebesar 20,82 m3/tahun
Jumlah tenaga kerja : 78 orang
Lokasi pabrik : Kec. Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara
Analisa ekonomi :
Harga jual yang seharusnya ditentukan sebesar Rp 56.000,00/kg berdasarkan harga jual karbon aktif. Berdasarkan harga jual ideal yang diperoleh sebesar Rp
90.000,00/kg.
Pabrik komposit montmorillonite-NCC ini belum layak untuk didirikan karena harga jual yang ditentukan lebih rendah dari harga jual ideal. Sedangkan apabila dijual sesuai dengan harga jual ideal, maka harga komposit ini lebih mahal dari karbon aktif yang akan digantikan. Hal ini terjadi karena faktor bahan baku pulp yang masih impor dan juga biaya peralatan yang cukup besar.